INVESTASI
Berita
Saham merosot, BJTM kaji buyback 20% saham

BUYBACK SAHAM

Saham merosot, BJTM kaji buyback 20% saham


Telah dibaca sebanyak 2302 kali
Saham merosot, BJTM kaji buyback 20% saham

SURABAYA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memudahkan emiten untuk dapat melakukan pembelian kembali alias buyback saham tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Beberapa emiten pun telah melakukan buyback guna mendongkrak kembali harga sahamnya. Kini, giliran PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur Tbk (BJTM) yang tertarik untuk buyback.

"Kami akan buyback. Sedang kami kaji," kata Head of Investor Relation BJTM, Ferdian Timur Satyagraha, pada acara Indonesia Financial Expo & Forum (IFEF) 2013, di Gramedia Expo, Surabaya, Jumat (27/9).

Rencananya, BJTM akan buyback 20% sampai 30% saham yang beredar di pasar. Meski begitu, Ferdian enggan menyebutkan titik harga saham tersebut, dan berapa nilai buyback yang akan dilaksanakan.

Perlu diketahui, sejak pertengahan bulan Mei, harga saham BJTM anjlok 37%, seiring merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada penutupan pasar hari ini, harga saham BJTM ada di posisi 355, naik 2,9% dibanding hari sebelumnya. Kemudian, kapitalisasi pasar BJTM tercatat Rp 5,29 triliun.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 2302 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..