INVESTASI
Berita
Saham ANTM dan MNCN bergerak di luar kewajaran

PERGERAKAN SAHAM

Saham ANTM dan MNCN bergerak di luar kewajaran


Telah dibaca sebanyak 2104 kali
Saham ANTM dan MNCN bergerak di luar kewajaran

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan positif hari ini. Pada pukul 10.57, indeks tercatat naik kurang dari 0,1% menjadi 4.018,37. Ini merupakan level tertinggi sejak 4 Agustus lalu. Sepanjang pekan ini, indeks sudah naik 0,9%.

Sejumlah sahan bergerak tidak seperti biasanya hari ini. Beberapa di antaranya yakni:

- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Saham ANTM naik 1,1% menjadi Rp 1.910. Disinyalir, pergerakan saham ANTM mengikuti pergerakan harga emas dunia. Asal tahu saja, sudah lima pekan terakhir, harga emas mencatatkan kenaikan. Harga emas di pasar spot diperdagangkan di posisi US$ 1.755,43 per troy ounce. Jika dihitung, harga emas sudah naik 0,9% pada pekan ini. Kemarin, harga emas bertengger di posisi US$ 1.761,18, yang merupakan level tertinggi sejak 2 Desember lalu.

- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)

Saham perusahaan media ini naik 3,5% menjadi Rp 1.490, mendekati rekor tertinggi. Kemungkinan, aksi beli atas saham ini terkait dengan kinerja unaudited perusahaan, di mana laba bersih 2011 naik 47% dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp 1,1 triliun atau setara dengan US$ 122 juta.

Editor: Barratut Taqiyyah
Telah dibaca sebanyak 2104 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..