kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Saat libur Natal dan Tahun Baru, trafik data Indosat (ISAT) melesat 12,8%


Selasa, 07 Januari 2020 / 14:41 WIB
Saat libur Natal dan Tahun Baru, trafik data Indosat (ISAT) melesat 12,8%
Situasi pemantauan trafik jaringan Indosat saat Libur Natal dan Tahun Baru 2020.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Operator telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo mencatatkan kenaikan trafik data 12,8% dibanding hari normal pada musim liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Sementara itu, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, trafik data ini melonjak 60,92%. 

Pada hari Natal, yakni 25 Desember 2019, peningkatan trafik data tertinggi Indosat Ooredoo mencapai 16,50%. Sementara itu, kenaikan trafik voice dan SMS terjadi pada H-2 sebesar 5% dan 29% dibandingkan hari normal. 

Baca Juga: Harga 10 Saham Indeks Kompas100 Naik Lebih dari 50%, Ini Penyebabnya

Meskipun begitu, kenaikan trafik data paling tinggi terjadi pada perayaan pergantian tahun baru 2020, yakni 19,9% dibandingkan hari normal. Di sisi lain, trafik voice turun 5,73% dan trafik SMS meningkat 17,54%. 

Kenaikan trafik layanan telekomunikasi terjadi di beberapa kota besar seperti Bogor, Tangerang, Karawang, Bekasi dan Magelang. Lalu lintas data didominasi oleh streaming video sebesar 32,28%, pesan instan 67,41%, dan media sosial 53,35%.

Aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan adalah Facebook, Instagram, Line, WhatsApp, dan Youtube

Baca Juga: Unilever Indonesia (UNVR) tunjuk Alexander Rusli jadi ketua komite audit

SVP-Head of Network Operations Indosat Ooredoo Agus Sulistio mengatakan, pihaknya dapat mengantisipasi lonjakan trafik ini berkat peningkatan kapasitas data sebesar 26.352 tera byte (TB) atau lebih tinggi 36% dari trafik data harian.




TERBARU

[X]
×