INVESTASI
Berita
Reksadana syariah terus bertumbuh

REKSADANA

Reksadana syariah terus bertumbuh


Telah dibaca sebanyak 1564 kali
Reksadana syariah terus bertumbuh

JAKARTA. Pertumbuhan reksadana berbasis syariah semakin melesat. Kesimpulan itu merujuk ke perkembangan dana kelolaan reksadana dan produk baru.

Menilik data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) nilai aktiva bersih (NAB) alias dana kelolaan reksadana syariah per akhir Juli mencapai Rp 5,78 triliun. Angka itu meningkat dari bulan sebelumnya, yaitu Rp 5,123 triliun.

Peningkatan dana kelolaan banyak disumbang dari reksadana saham, dengan nilai Rp 1,99 triliun (lihat tabel). Etty Retno Wulandari, Kepala Biro Standar Akutansi dan Keterbukaan Bapepam LK, menuturkan, daftar efek syariah (DES) sekarang sebanyak 300 saham. Dimana, enam saham adalah hasil penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO).

Catatan Bapepam LK, penerbitan reksadana syariah terus tumbuh. Di tahun ini, sudah ada tiga reksadana baru. Masing-masing adalah Mandiri Protected Dynamic Syariah Seri 1 milik Mandiri Manajemen Investasi, BNI AM Proteksi Syariah Grenada Seri 1 milik BNI Asset Management dan Panin Dana Syariah Saham, yang dirilis Panin Asset Management.

Namun, ada juga reksadana syariah yang dibubarkan di tahun ini. Ambil contoh, Mega Dana Saham Syariah, Capital Syariah Fleksi dan CIMB Islamic Sukuk I Syariah. Jadi, "Jumlahnya tetap 50, meski ada penambahan," ujar Etty.

Reksadana terproteksi dan reksadana campuran masih menjadi favorit manajer investasi, yang ingin menerbitkan reksadana syariah. Sedang reksadana pendapatan tetap jumlahnya, masih terbatas, yakni delapan produk.

Hal itu disebabkan jumlah aset dasar obligasi syariah yang masih minim. "Jumlah reksadana syariah hanya 7,3% dari jumlah reksadana konvensional," papar Etty.

Variasi aset dasar

Kinerja reksadana saham berbasis syariah selama Juli juga masih positif. Indeks saham syariah Indonesia meningkat 4,75%. Sementara Jakarta Islamic Index juga naik 5,43% sepanjang Juli.

Dua produk milik Trimegah Asset Management mencatatkan kinerja cemerlang. Imbal hasil TRIM Syariah Saham 6,33% di Juli. Sementara imbal hasil TRIM Syariah Berimbang 5,51% per Juli. Sedangkan imbal hasil year to date 10,38%.

Produk milik MNC Aset Management yang bertajuk MNC Dana Syariah mencetak imbal hasil sebesar 4,32% year to date.

Sjane Like Kaawoan, Direktur PT Trimegah Asset Management optimistis, ke depan reksadana syariah masih akan diminati para pemodal. Namun, pertumbuhan itu baru terjadi jika jumlah efek syariah bertambah. Maklumlah, selama ini manajer investasi sulit mencari aset dasar reksadana syariah.

Editor: Avanty Nurdiana
Telah dibaca sebanyak 1564 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..