INVESTASI
Berita
Proyek pemerintah sebagai aset dasar Sukri SR005

SUKUK RITEL

Proyek pemerintah sebagai aset dasar Sukri SR005


Telah dibaca sebanyak 1659 kali
Proyek pemerintah sebagai aset dasar Sukri SR005

JAKARTA. Surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk ritel seri SR-005 akan menggunakan aset dasar berupa proyek-proyek Kementerian Pekerjaan Umum. Aset dasar dari proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini baru digunakan untuk penerbitan sukri seri SR-004.

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementrian Keuangan Dahlan Siamat mengatakan, seiring makin terbatasnya Barang Milik Negara (BMN) yang dijadikan aset dasar, maka pemerintah menggunakan proyek sebagai aset dasar.

Proyek yang digunakan sebagai aset dasar sukuk ritel seri SR 005 ini bervariasi. Di antaranya, proyek jalan layang atau fly over, under pass, pembangunan jalan baru dan jalan bebas hambatan. Selain itu, juga menggunakan proyek jembatan baru dan penggantian jembatan lama serta rehabilitasi jalan dan jembatan.

"Dengan menggunakan aset dasar proyek, otomatis pemerintah juga membantu mempercepat pembangunan infratsruktur di Indonesia," tutur Dahlan.

Pemerintah menargetkan penyerapan dana hingga Rp 15 triliun dari penerbitan sukuk tahun ini, atau lebih tinggi dari realisasi penerbitan SR-004 sebesar Rp 13,6 triliun.

Editor: Rizki Caturini
Telah dibaca sebanyak 1659 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..