kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Profit taking wajar mewarnai saham tambang


Senin, 12 Februari 2018 / 18:23 WIB
Profit taking wajar mewarnai saham tambang
ILUSTRASI. Tambang Batubara


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham-saham di sektor komoditas mencatatkan penurunan tajam pada pekan lalu, seiring dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada Jumat (9/2), sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia turun hingga 2,48% dalam sehari. Meskipun, secara year to date (ytd) saham sektor pertambangan mencatatkan kenaikan sebesar 18,71%.

Aditya Perdana Putra, analis Semesta Indovest menilai, sebelumnya, reli sektor pertambangan sudah cukup besar, sehingga wajar saham-saham di sektor pertambangan mencatatkan koreksi.

"Wajar bagi investor untuk melakukan profit taking saham-saham sektor pertambangan," kata Aditya, Senin (12/2). Apalagi menurutnya, saat ini outlook batubara juga masih mencatatkan perbaikan.

Sementara, Frederik Rasali, analis Artha Sekuritas menyebut, harga komoditas yang turun tajam memaksa para investor menjual saham-saham komoditas.

"Secara mingguan, rata-rata harga komoditas sudah turun  6% sampai 7%," kata Frederik, Senin (12/2). Apalagi, musim dingin sudah usai, sehingga kebutuhan  komoditas juga tak lagi sebesar sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×