: WIB    --   
indikator  I  

Profit taking menekan perdagangan SUN Kamis

Profit taking menekan perdagangan SUN Kamis

JAKARTA. Pergerakan imbal hasil surat utang negara (SUN) pada penutupan perdagangan Kamis (18/5) ditutup mengalami kenaikan.

Adanya aksi ambil untung dari pelaku pasar di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika membuat imbal hasil SUN kemarin naik.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menjelaskan setelah bergerak dengan mengalami tren kenaikan harga dalam sepekan terakhir, pelaku pasar mulai terlihat melakukan aksi ambil untung di pasar SUN sehingga mendorong terjadiya penurunan harga di pasar sekunder.

"Aksi ambil untung tersebut memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap kondisi politik Amerika," tukasnya.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 4 bps dengan rata - rata mengalami kenaikan sebesar 2 bps. Kenaikan imbal hasil yang cukup besar terjadi pada tenor 2 - 7 tahun.

Sehingga, Made memperkirakan harga SUN perdagangan Jumat (19/5) masih berpotensi mengalami tekanan di tengah kenaikan imbal hasil surat utang global.

"Rencana lelang SUN pekan depan juga akan turut mempengaruhi harga yang biasanya akan bergerak cenderung mengalami pelemahan," katanya.

Asal tahu saja, pada 23 Mei mendatang, pemerintah menargetkan penerbitan SUN melalui lelang senilai Rp 12 triliun.
.


 


Reporter Umi Kulsum
Editor Sanny Cicilia

SURAT UTANG NEGARA (SUN)

Feedback   ↑ x