kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Polychem Indonesia susutkan kerugian bersih sebesar 73,7% tahun 2017


Minggu, 01 April 2018 / 09:51 WIB
Polychem Indonesia susutkan kerugian bersih sebesar 73,7% tahun 2017
ILUSTRASI. PT Polychem Indonesia Tbk ADMG


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) bukukan kinerja cukup positif sepanjang tahun 2017, meski perusahaan masih mencatatkan kerugian.

Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan perusahaan, ADMG membukukan rugi bersih US$ 5,86 juta. Meski masih rugi, namun rugi bersih perusahaan jauh menurun dibandingkan tahun 2016 yang mencapai US$ 22,3 juta. Artinya, dalam setahun perusahaan berhasil menyusutkan kerugian sebesar 73,7%.

Kinerja penjualan perusahaan meningkat 26,84% menjadi US$ 355,09 juta dari sebelumnya tahun 2016 sebesar US$ 279,95 juta.

Divisi Ethylene glycol dan petrokimia masih menjadi divisi dengan penjualan terbesar. Sepanjang 2017, divisi ini menyumbang penjualan perusahaan sebesar US$ 215,27 juta, naik 38,62% dari tahun 2016 yang sebesar US$ 155,29 juta.

Penjualan bersih perusahaan kepada klien lokal mencapai US$ 301,28 juta. Angka penjualan ini terdiri dari penjualan perusahaan kepada pihak berelasi, yakni PT Gajah Tunggal Tbk sebesar US$ 36,67 juta dan penjualan kepada pihak ketiga sebesar US$ 264,61 juta.

Sementara, angka ekspor perusahaan tahun 2017 mencapai US$ 53,82 juta, naik 138,11% dibandingkan tahun 2016. Pasar Asia masih menjadi tujuan terbesar ekspor perusahaan dengan angka penjualan ekspor mencapai US$ 51,02 juta, naik 144,74% dibanding tahun 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×