: WIB    —   
indikator  I  

PLIN berencana jual saham tresuri Rp 1,6 triliun

PLIN berencana jual saham tresuri Rp 1,6 triliun

KONTAN.CO.ID - PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) berencana melepas saham treasury sebanyak 512 juta saham. Wacana ini ada kaitannya dengan rencana penerbitan obligasi global atau global bond senilai US$ 300 juta.

Per Maret 2017, debt to equity ratio (DER) PLIN mencapai 2,08 kali. Level itu terlampau tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata DER sub sektor properti yang hanya 0,71 kali. Padahal, PLIN ingin merilis surat utang yang berpotensi mengerek DER emiten pemilik pusat perbelanjaan Plaza Indonesia ini.

Lucy Suyanto, Direktur PLIN dalam laporan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (9/8) mengatakan, DER setinggi itu lantaran PLIN dalam memasukkan faktor saham treasury tersebut. Jika faktor ini dikesampingkan, maka DER PLIN berada pada level 0,97 kali.

Namun, tetap saja level itu masih di atas rata-rata industri. "Oleh sebab itu, salah satu upaya untuk menjaga DER adalah dengan mengalihkan atau menjual saham treasury," imbuh Lucy.

Penjualannya nanti dilakukan pada harga terbaik serta sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Hingga berita ini diturunkan, manajemen PLIN belum bersedia merinci target harga yang diinginkan jika ingin melepas saham tresuri tersebut.

Untuk gambaran, saham tresuri PLIN berasal dari aksi buyback sejak tahun lalu hingga kuartal I 2017. PLIN membeli kembali 512 juta saham dengan harga rata-rata Rp 3.208 per saham. Artinya, PLIN telah mengeluarkan uang senilai Rp 1,64 triliun untuk aksi korporasi yang dimaksudkan untuk menjaga volatilitas pergerakan harga saham PLIN.

Pada penutupan Jumat (11/8), harga saham PLIN berada pada level Rp 4.000 per saham.


Reporter Dityasa H Forddanta
Editor Wahyu Rahmawati

EMITEN

Feedback   ↑ x