HARGA EMAS
Pinjaman dolar murah bagi perbankan Eropa juga mendongkrak harga emas
Oleh Barratut Taqiyyah, Bloomberg - Kamis, 01 Desember 2011 | 11:35 WIB

SINGAPURA. Harga kontrak emas kembali menanjak naik. Dengan demikian, lonjakan harga si kuning kinclong ini terjadi selama empat hari berturut-turut.
Pada pukul 08.39 waktu Singapura, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik 0,2% menjadi US$ 1.749,35. Sepanjang bulan lalu, harga kontrak emas naik 1,8%. Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran Febuari naik 0,2% menjadi US$ 1.754,10 per troy ounce di Comex, New York.
Aksi bersama bank sentral dunia atas isu krisis utang Eropa, mendongkrak outlook permintaan komoditas dunia, termasuk emas. Seperti yang diberitakan sebelumnya, The Fed mengungkapkan, biaya pinjaman premium dolar AS dalam kurun waktu semalam dari bank sentral dunia akan turun menjadi 50 basis poin. Pinjaman yang juga dikenal dengan dollar swap lines ini akan diperpanjang selama enam bulan hingga 1 Februari 2013.
Sedianya, swap lines ini habis masa berlakunya pada 1 Agustus 2012. The Fed melakukan langkah koordinasi ini dengan European bank Central, Central banks of Canada, Swiss, Jepang, dan Inggris.
"Lonjakan harga emas setelah bank sentral global melakukan aksi bersama untuk menyediakan likuiditas murah berupa dolar AS bagi perbankan Eropa," jelas Lachlan Shaw, analis Commonwealth Bank of Australia di New York.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.