| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Penguatan dollar AS tak berlaku bagi poundsterling

Selasa, 12 September 2017 / 20:07 WIB

Penguatan dollar AS tak berlaku bagi poundsterling

KONTAN.CO.ID - Tren penguatan dollar Amerika Serikat (AS) rupanya tak berpengaruh dihadapan mata uang Inggris, poundsterling. Kenyataannya pound malah terlihat mengungguli The Greenback. Sejak dicapainya persetujuan persetujuan parlemen Inggris mengenai RUU Penarikan Diri dari Uni Eropa, poundsterling memang berada di atas angin.

Mengutip Bloomberg, Selasa pukul 18.15 wib pasangan mata uang GBP/USD terlihat menguat 0,81% ke level 1.3270. Padahal sehari sebelumnya pasangan kedua mata uang ini ditutup pada level 1.3160.

Alwi Assegaff, Analis PT Global Kapital Investama Berjangka mengatakan persetujuan RUU Penarikan Diri telah memberikan harapan positif akan terjadinya soft brexit. Kalau sebelumnya pasar masih meragukan proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa akan menimbulkan persoalan baru, tetapi kini sentimen tersebut mereda. Apalagi belakangan pound juga semakin diuntungkan dari data ekonomi Inggris yang membaik.

“Pekan lalu data produksi manufaktur bulan Agustus berhasil tumbuh diatas perkiraan, sekarang data inflasi Inggris Agustus juga melebihi perkiraan,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (12/9).

Produksi manufaktur Inggris bulan Agustus berhasil tumbuh ke level 0,5% dari perkiraan 0,3%. Kemudian inflasi bulan Agustus berhasil tumbuh dari sebelumnya 2,6% menjadi 2,9%. Padhaal sebelumnya inflasi diperkirakan hanya akan tumbuh sekitar 2,8% saja.

Sementara itu dari AS menurutnya masih ada beberapa sentimen negatif yang mewarnai pergerakan greenback mulai dari berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed hingga data ekonomi Negeri Paman Sam yang justru memburuk. Belum lagi badai Harvey dan badai Irma telah membuat Goldman Sachs memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi.

“Goldman Sachs menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal III AS menjadi 1% karena serangan badai,” imbuhnya.

Untuk Rabu (13/9) ia masih melihat poundsterling masih mempu mempertahankan penguatannya. Menurutnya sajian data inflasi yang memuaskan telah meningkatkan ekspektasi pernyataan hawkish yang akan disampaikan pejabat Bank of England (BoE) pada pertemuan hari Kamis (14/9) nanti. Kalaupun terjadi koreksi, diperkirakan itu hanya aksi profit taking karena posisi pound yang sudah terlalu tinggi.

Secara teknikal saat ini pasangan GBP/USD sudah bergerak diatas garis moving average (MA) 10 dan MA 25 yang mengindikasikan trend penguatan. Sinyal serupa juga diperlihatkan indikator moving average convergence divergence (MACD) yang berada di area positif. Sedangkan indikator relative strength index (RSI) yang berada di level 71 dan indikator stochastic yang berada di level 92 dan 93 malah menunjukkan kemungkinan koreksi.


Reporter: RR Putri Werdiningsih
Editor: Sanny Cicilia

MATA UANG

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0393 || diagnostic_web = 0.2495

×