kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.552
  • SUN103,81 -0,11%
  • EMAS609.032 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Obligasi global negara menyulut saham konstruksi

Kamis, 07 Desember 2017 / 23:01 WIB

Obligasi global negara menyulut saham konstruksi

JAKARTA,21/11-PROYEK UNDERPASS JAKARTA. Pekerja menyelesaikan pembangunan Underpass Mampang-Kuningan di Jakarta, Selasa (21/11). Proyek pembangunan underpassMampang - Kuningan yang menghubungkan Jalan Raya Mampang dan Jalan H. R. Rasuna Said bakal molor. Ditargetkan selesai bulan Desember 2017, proyek tersebut kemungkinan besar baru bisa rampung April 2018 mendatang. Molornya proyek tersebut disebabkan oleh adanya instalasi kabel milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN), dan PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) yang belum bisa dipindahkan. KONTAN/Fransiskus Simbolon/21/11/2017

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat saham emiten konstruksi pelat merah kompak menguat setelah sebelumnya sempat berkali-kali mencetak rekor terendah baru (new low).

Kepala Riset OSO Sekuritas Riska Afriani mengatakan, kenaikan tersebut lantaran adanya sentimen dari penerbitan global bond negara. "Sehingga, hal ini sedikit memberikan sentimen positif untuk pendanaan infrastruktur tahun depan," ujarnya kepada KONTAN, Kamis (7/12).

Sebagaimana diketahui, Kementerian Keuangan melakukan penarikan utang di awal (pre-funding) untuk anggaran 2018 dengan menerbitkan surat utang negara berdenominasi dolar Amerika Serikat (global bond) senilai US$4 miliar pada Desember tahun ini.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) menyampaikan, pihaknya melakukan transaksi penjualan global bond sebesar US$1 miliar untuk tenor 5 tahun, US$1,25 miliar untuk tenor 10 tahun dan US$1,75 miliar untuk tenor 30 tahun.

Perolehan dana tersebut akan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) 2018. Pasar melihat, kesiapan anggaran ini akan mengamankan pendanaan infrastruktur tahun depan.

Asal tahu saja, Saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) hari ini mencatat kenaikan tertinggi, 85 poin atau setara 4,55% ke level Rp 1.955 per saham. Saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengekor dibelakangnya dengan kenaikan tertinggi kedua, 45 poin atau 2,81% ke level Rp 1.645 per saham.

Kenaikan tertinggi ketiga dicatatkan saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dengan kenaikan 35 poin atau 2,02% menuju level Rp 1.770 per saham. Terakhir, saham PT PP Tbk (PTPP) naik 50 poin atau 2,08% ke level Rp 2.450 per saham.


 


Reporter Dityasa H Forddanta
Editor : Sanny Cicilia

EMITEN

Berita terbaru Investasi

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]