kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Nih, rekomendasi saham dari Sucorinvest hari ini


Selasa, 21 April 2015 / 09:26 WIB
Nih, rekomendasi saham dari Sucorinvest hari ini
ILUSTRASI. Silakan Pilih yang Terdekat, Berikut Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini (9/11)


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Meski mengalami pelemahan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi akan menguat. Pada perdagangan Senin (20/4), IHSG ditutup melemah 9,84 poin (0,18%) ke level 5.400,80. Investor asing juga mulai melakukan aksi belinya sebesar Rp 15,07 miliar.

Kemarin juga terlihat sektor konsumer mengalami kenaikan tertinggi yakni 0,88%. Diikuti juga oleh sektor finance yang juga naik 0,43%. Sementara itu, sektor aneka industri dan agribisnis justru melemah cukup dalam yakni 2,94% dan 1,12%.

Untuk hari ini, Analis Sucorinvest Central Gani, Achmad Yaki Yamani memperkirakan laju indeks saham dapat menguat di kisaran 5.373-5.421. Hal tersebut dengan pertimbangan dari sisi teknikal, kalau IHSG kemarin muncul hammer candel. Indikator MO bergerak naik, ROC dan MFI juga bergerak naik. "Meski, kemarin harga sempat dibuka gap bawah dan pelemahan indeks kemarin diikuti dengan kenaikan volume," papar dia.

Adapun sentimen yang akan mendorong laju indeks yakni datang dari Tingkok yang akan melakukan penambahan stimulus setelah bank sentralnya menurunkan rasio cadangan bank. Lalu, harga minyak yang menguat setelah jumlah Rig Amerika Serikat menurun, dan penguatan Yen terhadap USD.

Yaki tak lupa merekomendasikan beberapa saham yang dapat dipertimbangkan untuk trading hari ini: AKRA, BBNI, BMRI, GGRM, INDF, KLBF, SILO, TBIG dan TLKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×