INVESTASI
Berita
Mover IHSG sesi I: ASII, TLKM, & MNCN

PERGERAKAN IHSG

Mover IHSG sesi I: ASII, TLKM, & MNCN


Telah dibaca sebanyak 1215 kali
Mover IHSG sesi I: ASII, TLKM, & MNCN

JAKARTA. Meski sempat tertekan menjelang penutupan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup pada rekor baru di sesi I. Pada pukul 12.00, indeks bertambah 0,53 poin menjadi 4.314,05.  

Aksi beli sejumlah saham big cap menjadi salah satu pemicunya. Tiga di antaranya yaitu:

- PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII bertambah 50 poin menjadi Rp 7.900 di sesi I. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham ini yaitu Trimegah Securities senilai Rp 19,797 miliar, CIMB Securities senilai Rp 13,977 miliar, dan Macquarie Capital senilai Rp 5,923 miliar.

- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM bertambah 100 poin menjadi Rp 9.700 di sesi I. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham ini yaitu Credit Suisse Securities senilai Rp 31,887 miliar, Overseas Securities senilai Rp 7,730 miliar, dan Deutsche Securities senilai Rp 7,510 miliar.

- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)

Saham MNCN bertambah 50 poin menjadi Rp 8.100 di sesi I. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham ini yaitu UBS Securities senilai Rp 2,281 miliar, Reliance Securities senilai Rp 891,712 juta, dan eTrading Securities senilai Rp 714,550 juta.

Telah dibaca sebanyak 1215 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..