kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Minyak mencoba menembus US$ 50 sebarel


Senin, 18 September 2017 / 07:58 WIB
Minyak mencoba menembus US$ 50 sebarel


Sumber: Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Harga minyak dunia mendekati level US$ 50 per barel. Minyak masih berupaya bangkit didukung ekspektasi penurunan produksi di Amerika Serikat.

Mengutip Bloomberg, minyak WTI untuk pengiriman Oktober di Nymex diperdagangkan di level US$ 49,84 sebarel pukul 07.36 WIB. Meski melemah tipis dari penutupan pekan lalu di US$ 49,89 sebarel, namun harga komoditas energi ini masih cukup stabil.

Ada ekspektasi pasokan minyak dunia, terutama dari AS akan berkuang. Sebab Data Baker Hughes menunjukkan, jumlah rig yang beroperasi dikurangi tujuh unit menjadi 749. Ini penurunan terbesar sejak Januari lalu. Perusahaan pengeboran di AS tidak menambah mesin baru selama lima pekan terakhir.

Sebagai gambaran, meski rebound sejak dua pekan lalu, namun harga minyak masih berupaya menembus level US$ 50 sebarel. Kenaikan produksi minyak AS masih menahan upaya pemangkasan produksi yang dilakukan neagra-negara OPEC.

International Energy Agency (IEA) menyatakan, berkurangnya investasi baru pada produksi minyak bisa menyebabkan risiko pengetatan pasokan dan harga yang tidak stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×