kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Kinerja reksadana indeks lampaui acuannya


Rabu, 11 Juli 2012 / 12:38 WIB
ILUSTRASI. Berlian berkualitas tinggi terlihat di toko perhiasan di Milan, Italia, 18 Oktober 2016. Terbesar ketiga di dunia, Botswana temukan batu berlian 1.098 karat. REUTERS/Stefano Rellandini.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas, |

JAKARTA. Selain reksadana konvensional yang sudah ada sekarang, produk reksadana indeks bisa menjadi pilihan investasi investor. Menurut data PT Infovesta Utama, produk reksadana indeks selama Juni mencatatkan kinerja yang melampai indeks acuannya.

Contohnya produk Danareksa Indeks Syariah, milik Danareksa Investment Management (DIM) yang menorehkan untung 4,48% per 31 Mei-29 Juni (month on month). Ini lebih tinggi dibanding kinerja Jakarta Islamic Indeks (JII), indeks acuannya, yang hany memberi return 3,64%.

Sementara untuk kinerja tahunan (year to date), dari akhir tahun 2011 sampai 29 Juni 2012, Danareksa Indeks Syariah mencatatkan untung 2,95% dan masih diatas JII, yang return-nya 1,33% di periode yang sama.

Begitu juga dengan produk Kresna Indeks 45, milik Kresna Asset Management yang selama Juni lalu menorehkan untung 5,84%. Kinerjanya pun lebih baik ketimbang kinerja indeks acuannya, LQ 45 yang naik 4,51% pada periode yang sama.

Untuk kinerja tahunan, produk tersebut masih naik 2,13%, juga di atas kenaikan LQ 45 yang sebesar 0,19%.

"Selama prospek ekonomi Indonesia masih bagus, maka reksadana indeks tersebut pun diperkirakan masih berpeluang berkinerja lebih baik lagi," sambut Analis PT Infovesta Utama Theoderus Praka Putrantyo. Tapi ia pun mengingatkan kepada investor bahwa produk ini bersifat investasi jangka panjang. "Bukan jangka pendek yang bersifat trading," tambah Praska, Rabu (11/7).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×