INVESTASI
Berita
Kepemilikan BUMI di BRMS tersisa 26,90%

KEPEMILIKAN SAHAM

Kepemilikan BUMI di BRMS tersisa 26,90%


Telah dibaca sebanyak 1397 kali
Kepemilikan BUMI di BRMS tersisa 26,90%

JAKARTA. Kepemilikan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) atas saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) kembali berubah. Data terakhir, per 10 September 2013 yang direkam biro administrasi efek PT Sinartama Gunita menyebutkan, BUMI hanya memiliki 26,90% saham BRMS. Sementara pemegang saham lain adalah PT Arthatama Duta Lestari  (6,14%), PT DMS Investama (8,19%), sisanya masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5% (58,77%).

Dalam laporan Sinartama 26 Agustus lalu, BUMI masih menguasai 37,52% saham BRMS. Sementara, kepemilikan PT Arthatama Duta Lestari dan PT DMS Investama relatif sama. Kondisi ini amat timpang jika merujuk pada laporan keuangan BRMS di kuartal I-2013. Saat itu, BUMI tercatat memiliki saham 87,09% saham BRMS.

Manajemen BUMI dalam laporan keuangan akhir tahun 2012 lalu pernah menyebutkan, peralihan saham BRMS yang terjadi hanya sementara. Kala itu, manajemen  BUMI menjelaskan, peralihan yang terjadi akibat perjanjian peminjaman saham antara BUMI, PT Long Haul Indonesia dan beberapa pihak lain yang dilakukan tahun 2012.

Editor: Yuwono Tri
Telah dibaca sebanyak 1397 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..