kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.554
  • SUN103,53 -0,27%
  • EMAS603.986 -0,83%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kelolaan reksadana fixed income per Desember tumbuh 7,07%

Kamis, 11 Januari 2018 / 20:57 WIB

Kelolaan reksadana fixed income per Desember tumbuh 7,07%
ILUSTRASI. ilustrasi pengangguran - tenaga kerja AS

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Reksadana pendapatan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 7,07% pada Desember lalu. Hasilnya, dana kelolaan reksadana tersebut mencapai Rp 106 triliun pada akhir 2017.

Hanif Mantiq, Direktur Utama Avrist Asset Management mengatakan, tren kenaikan harga seiring penurunan imbal hasil obligasi yang berlangsung sepanjang tahun lalu masih menjadi katalis positif pertumbuhan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap.

Di samping itu, investor institusi juga dinilai berlomba-lomba mengoleksi obligasi di akhir tahun guna memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1 tahun 2016.

Reza Fahmi Riawan, Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management menambahkan, efek dari Fitch Ratings yang menaikkan peringkat utang Indonesia juga terasa di industri reksadana pendapatan tetap.

Pertumbuhan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap yang tergolong tinggi dinilai Reza, sejalan dengan rata-rata kinerja reksadana tersebut yang mencapai 10,72% sepanjang tahun lalu. Angka ini hanya kalah dari reksadana saham yang mencatat rata-rata imbal hasil sebesar 11,25% di periode yang sama. “Memang tahun 2017 adalah tahunnya obligasi,” katanya.

Head of Investment Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana berpendapat, reksadana pendapatan tetap masih berpotensi mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan paling tinggi meskipun kenaikannya tidak akan sebaik tahun lalu.

Terlepas dari imbal hasil surat utang negara (SUN) yang sudah terlalu rendah, secara keseluruhan pasar obligasi Indonesia masih cukup prospektif berkat adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri.

Selain tingkat suku bunga acuan yang masih berada di level rendah, Indonesia juga berpeluang kembali mendapat kenaikan peringkat utang dari Moody's dan Standard & Poor's di tahun ini. “Reksadana pendapatan tetap masih jadi pilihan menarik bagi investor institusi ataupun ritel,” ujar Wawan.

Hal yang sama disampaikan Reza. Menurutnya, dari segi dana kelolaan, tahun ini masih berpotensi menjadi milik reksadana pendapatan tetap. Ia pun menyebut, credit default swap (CDS) Indonesia yang tengah menyentuh level terendahnya turut menjadi katalis positif bagi peningkatan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap.


Reporter Dimas Andi
Editor : Dupla Kartini

INVESTASI REKSADANA

Berita terbaru Investasi

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]