: WIB    —   
indikator  I  

Jokowi bilang, tahun ketiga lebih menyenangkan

Jokowi bilang, tahun ketiga lebih menyenangkan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengaku, hari jadi pemerintahannya yang ketiga tahun ini lebih menyenangkan dibanding hari jadinya yang pertama.

"Hari jadi pemerintahan saya yang ketiga tahun ini terasa jauh lebih baik daripada hari jadi tahun pertama tahun 2015 lalu. Atmosfernya, baik internal maupun eksternal, terasa lebih menyenangkan," ujar Presiden Jokowi dalam pidatonya di Jakarta, Rabu (6/12).

Keadaan ekonomi yang jauh lebih baik dari tahun 2015 lalu lah yang menjadi alasan ia lebih menyukai hari jadi ketiga pemerintahannya yang dirayakan Oktober lalu. Pasalnya, Indonesia berhasil bangkit dari kejatuhan harga komoditas dan devaluasi renmimbi dua tahun lalu.

Buktinya, nilai tukar rupiah yang kini berhasil membaik 11% dibanding dollar Amerika Serikat (AS) tahun ini. Cadangan devisa Indonesia pun mencapai rekor tertingginya tahun ini sebesar US$ 126,5 miliar. Pertumbuhan ekonomi Tanah Air pun berhasil kembali menyentuh angka 5% setelah sempat turun ke angka 4,7% di kuartal III-2015 lalu.

Di tahun ini pula, tiga lembaga pemeringkat utang internasional secara bersamaan telah menaikkan peringkat Indonesia menjadi investment grade. Hal ini, menurut Jokowi, merupakan pertama kalinya terjadi dalam 20 tahun terakhir di Indonesia.

Terkait peringkat, di tahun 2017 ini PBB meningkatkan Indonesia ke peringkat keempat sebagai negara yang menarik untuk melakukan investasi. Ditambah lagi, peringkat kemudahan berbisnis (ease of doing bussiness) Indonesia meroket dari peringkat 106 ke 72 di tahun ini.

Semua hal ini bisa, menurut Jokowi, terjadi karena reformasi yang dilakukan pemerintah selama tiga tahun terakhir. Ia pun berjanji akan terus melanjutkan kerja keras ini untuk menjadikan perekonomian Indonesia lebih baik ke depannya.

"Jadi, untuk Anda yang baru menikah, ingat bahwa hari jadi tahun pertama tidak ada apa-apanya dibanding hari jadi ketiga," tuturnya.


Reporter Riska Rahman
Editor Wahyu Rahmawati

JOKOWI

Feedback   ↑ x