kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.923
  • SUN98,38 -0,17%
  • EMAS611.050 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Jasa Marga targetkan pendapatan tol dan non tol Rp 11,6 triliun tahun ini

Kamis, 08 Februari 2018 / 21:31 WIB

Jasa Marga targetkan pendapatan tol dan non tol Rp 11,6 triliun tahun ini
ILUSTRASI. Gerbang tol Pasteur

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) optimistis akan mencatatkan pertumbuhan pendapatan tahun ini sejalan dengan strategi yang disiapkan operator jalan tol pelat merah ini. JSMR menargetkan pendapatan dari operasional jalan tol dan non tol tumbuh hingga mencapai Rp 11,6 triliun.

Agus Setiawan, Sekretaris Perusahaan JSMR mengatakan, target tersebut akan mengalami pertumbuhan dari pendapatan tahun lalu. Namun, dia tidak menyebutkan besaran pertumbuhannya karena masih menunggu hasil laporan keuangan tahun 2017.

"Kami sebenarnya punya pendapatan konstruksi, tetapi yang lebih kami lihat lebih ke pendapatan operasional tol dan nol tol seperti properti dan pemeliharaan yang diperkirakan akan tumbuh," kata Agus pada Kontan.co.id, Kamis (8/2).

Pertumbuhan dari operasional jalan tol tahun ini, menurut Agus memang tidak akan mengalami pertumbuhan signifikan walaupun ada ruas-ruas tol yang baru beroperasi dan terjadi kenaikan tarif di beberapa ruas tol di beberapa ruas existing.

Agus menjelaskan, kenaikan pendapatan operasional jalan tol disebabkan oleh dua faktor yaitu kenaikan volume kendaraan dan kenaikan tarif. Adapun traffic kendaraan di ruas tol yang baru JSMR beroperasi belum stabil. Sedangkan ruas yang mengalami penyesuaian tarif memang akan mendorong pendapatan tetapi kenaikan traffic di ruas itu juga sudah terbatas.

Jika traffic kendaraan di ruas tol yang baru beroperasi sudah optimal, Agus yakin potensi pendapatan operasional tol Jasamarga akan meningkat. Untuk mendorong pertumbuhan pendapatan tahun ini di tengah tol baru yang belum optimal, Jasamarga akan mengoptimal bisnis non tol seperti properti dan bisnis jasa pemeliharaan. "Tahun ini kontribusi pendapatan non tol akan meningkat menjadi 17% dari tahun lalu sekitar 10%," jelas Agus.

Walaupun bisnis non tol akan terus didorong, Agus bilang konstribusinya ke depan tidak akan dominan. Jika volume kendaraan di ruas tol yang baru sudah optimal maka kontribusi pendapatan dari operasional tol tetap akan meningkat.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Editor: Rizki Caturini

EMITEN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0417 || diagnostic_web = 0.2031

Close [X]
×