: WIB    —   
indikator  I  

ITMA tebar dividen Rp 19,6 per saham

ITMA tebar dividen Rp 19,6 per saham

KONTAN.CO.ID - PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) akan menyisihkan laba bersihnya dalam bentuk dividen kepada pemegang saham. Rencana tersebut sudah disetujui rapat umum pemegang saham (RUPS), Jumat (11/7).

Vincent Nangoi, Presiden Direktur ITMA, mengatakan, total dividen yang dibagikan sekitar US$ 1 juta, atau setara dengan Rp 19,6 per saham. Nilai dividen itu hanya mencapai 4,2% dari total laba bersih perusahaan tahun 2016 yang sebesar US$ 23,73 juta.

Mengacu harga ITMA kemarin sebesar Rp 905 per saham, maka yield dividen ITMA sebesar 2,16%.

Tahun ini, perusahaan jasa pertambangan itu tak banyak melakukan ekspansi. Sehingga, perusahaan belum menggunakan belanja modal 2017. "Tidak ada rencana aksi korporasi dan investasi. Saat ini, kegiatan kami hanya di bidang konsultasi saja," ujar Vincent.

Pada akhir tahun lalu, ITMA membatalkan perjanjian jual beli saham PT Mitratama Perkasa kepada Long Haul Holdings Limited. Perjanjian yang diteken sejak tahun 2014 ini melibatkan penjualan 30% saham Mitratama senilai US$ 120 juta kepada Long Haul. Sayangnya, Vincent bungkam mengenai transaksi itu. Ia hanya bilang, perjanjian ini batal lantaran tidak tercapainya persetujuan dari kedua belah pihak.

Sehingga, kini ITMA tetap melanjutkan kepemilikan 30% atas Mitratama. Sebagai informasi, Mitratama Perkasa merupakan penyedia jaringan layanan batubara terintegrasi. Perusahaan ini juga memiliki dan menyewakan pelabuhan batubara dan fasilitas crusher. Sebelumnya, Mitratama adalah anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Pada 2012, ITMA mengakuisisi 30% saham Mitratama dari BUMI.

Hingga paruh pertama 2017, pendapatan ITMA hanya US$ 33.630 atau sekitar Rp 447,2 juta. Jumlah ini turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 33.922. Di sisi lain, ITMA mendapat hasil bersih entitas asosiasi sebesar US$ 5,82 juta. Entitas asosiasi yang dimaksud adalah Mitratama Perkasa.

Pada periode itu, ITMA masih membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar US$ 5,8 juta. Nilai laba bersih ini turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 7,4 juta. Hingga Juni 2017, ITMA tercatat memiliki total aset sebesar US$ 119,24 juta.

 


Reporter Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor Dupla Kartini

0

Feedback   ↑ x
Close [X]