: WIB    —   
indikator  I  

IPO, KMTR raup dana segar Rp 527,8 miliar

IPO, KMTR raup dana segar Rp 527,8 miliar

JAKARTA. Perusahaan produsen karet remah (crumb rubber processor), PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) melakukan penawaran umum perdana saham atau initial publik offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada Senin (19/6).

Perusahaan ini, menawarkan 15% saham baru atau sebanyak 1,15 miliar yang diterbitkan kepada investor publik. Dengan harga penawaran saham Rp 458 per saham, total dana yang berhasil dihimpun dalam proses IPO tersebut yakni sebesar Rp 527,8 miliar.

Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk penyertaan modal anak usaha perusahaan sebesar 58%. melunasi pinjaman kredit modal kerja sekitar 22%, dan menambah modal kerja perusahaan sebesar 20%. Dalam proses tersebut, KMTR menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Jenny Widjaja Direktur Keuangan KMTR menyatakan tahun ini optimistis bisnis bisa bertumbuh. Berkaca dari kinerja kuartal pertama, penjualan KMTR meningkat 50%. "Tahun lalu profitnya Rp 210 miliar, tahun ini profit minimal naik 50% menjadi sekitar Rp 300-an miliar," terang Jenny di BEI, Senin (19/6).

Kirana Megatara menjadi grup usaha industri karet di Indonesia. Saat ini, menguasai sekitar 17% pangsa pasar ekspor pada tahun 2016. Emiten ini juga berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 1 juta ton. Manajemen menargetkan bisa memperbaiki rantai pasokan karet alam agar industri tersebut lebih efisien.

KMTR kini menjadi induk bagi 15 pabrik pengolahan karet remah dan satu subholding di bidang perkebunan. Di antaranya yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan Barat. Sejak 2011, perusahaan juga meningkatkan skala produksinya. Dari 550 ribu ton pada 2011 menjadi 720 ribu ton karet remah per tahun.

Produk KMTR didistribusikan kepada 13 pemain besar perusahaan ban global. Di antaranya seperti Bridgetstone, Continental, Cooper, Goodyear, Hankook, Kumho, Michellin, Pirelli, Sumimoto, Yokohama. Penjualan sebagian besar dilakukan dengan sistem penjualan Kontrak Jangka Panjang (LTC).

"Sebagian besar hasil penjualan kami, 95% untuk ekspor," kata Jenny Widjaja Direktur Keuangan KMTR di BEI, Senin (19/6).


Reporter Dede Suprayitno
Editor Hendra Gunawan

INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO)

Feedback   ↑ x
Close [X]