INVESTASI
Berita
INDX menerbitkan saham baru Rp 68,81 miliar

PENDANAAN EMITEN

INDX menerbitkan saham baru Rp 68,81 miliar


Telah dibaca sebanyak 601 kali

JAKARTA. Emiten sektor transportasi, PT Tanah Laut Tbk (INDX) menawarkan saham baru dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perusahaan ini akan menerbitkan 125,11 juta saham baru atau 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaan di Rp 550 per saham. Dus, dari aksi ini, INDX akan memperoleh dana Rp 68,81 miliar.

Manajemen INDX menjelaskan, dana rights issue sekitar 99,5% setara Rp 67,49 miliar untuk menambah penyertaan saham pada entitas anak yakni PT Pelayaran INDX Lines. INDX Lines akan menggunakan dana untuk melunasi utang Rp 67,49 miliar kepada Asia Infra Partners Ltd. Sementara 0,5% untuk menambah modal kerja.

Pemegang saham yang bisa mengeksekusi saham baru adalah mereka yang memiliki saham INDX sampai 1 Juli 2013. Rasio rights issue INDX yaitu setiap pemegang saham yang memiliki lima saham berhak mendapat dua saham baru. Pembeli siaga rights issue INDX adalah Heyday Investments Ltd.

Sekretaris Perusahaan INDX, Agung Prihatin, dalam prospektus, Senin (20/5), menjelaskan, pelunasan utang ke Asia Infra berpotensi menaikkan laba INDX Lines. Sebab, biaya bunga utang dari Asia Infra sebesar 6% per tahun dan bunga tambahan 7% per tahun jika EBITDA INDX Lines di atas 25% dari nilai saldo pinjaman yang harus dibayar pada tahun kedua. "Jika utang lunas lebih cepat, laba INDX Lines naik dan bisa membagi dividen lebih besar," tulis dia. 

Pinjaman dari Asia Infra diberikan pada 18 Oktober 2011 untuk membeli kapal tongkang. INDX akan meminta restu rights issue dari pemegang saham pada 19 Juni 2013.

Telah dibaca sebanyak 601 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..