: WIB    —   
indikator  I  

IHSG terperosok ke 5.988 setelah koreksi lima hari

IHSG terperosok ke 5.988 setelah koreksi lima hari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok kembali ke bawah 6.000 pada perdagangan Selasa (14/11). IHSG turun 33,16 poin atau 0,55% ke level 5.988,29 pada akhir perdagangan. Ini adalah penurunan hari kelima berturut-turut bagi IHSG

Sebanyak 212 saham melemah, 126 saham menguat, dan 109 saham bergerak mendatar. Penurunan indeks ini terseret oleh volume transaksi 12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,31 triliun.
 
Saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menjadi saham dengan penurun terbesar pada indeks LQ45. Saham yang baru saja keluar dari MSCI Global Standard Index ini merosot 12,45%. Emiten yang juga baru saja keluar dari indeks yang sama, yakni PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) pun mencatat penurunan 7,11% dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyusul dengan penurunan 4,72%.

Di sisi lain, sejumlah saham terus mencatat kenaikan. Saham sejuta umat PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 12%. Harga saham emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik 5,25%, dan harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 3,11%.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 456,12 miliar di pasar reguler dan Rp 723,6 miliar di seluruh pasar.

Di pasar reguler, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat sebagai saham dengan penjualan bersih asing terbesar, Rp 122,5 miliar, disusul oleh saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 77,2 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 77 miliar.

Sedangkan pembelian bersih asing masih ada pada saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 42,7 miliar, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp 32,7 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 25,5 miliar.


Reporter Wahyu Tri Rahmawati
Editor Wahyu Rahmawati

IHSG

Feedback   ↑ x
Close [X]