kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

IHSG terkonsolidasi dengan kecenderungan melemah


Minggu, 18 Februari 2018 / 20:41 WIB
IHSG terkonsolidasi dengan kecenderungan melemah
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Sahan Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu melemah 0,05% ke level 6.591,58. Dari sisi teknikal, pelemahan indeks kemungkinan masih akan berlanjut pada perdagangan awal pekan ini, Senin (19/2).

"Indeks mesih berpeluang melanjutkan konsolidasi dengan kecenderungan melemah," kata Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri.

Sebab, berdasarkan pola pergerakan terakhir, indeks membentuk candle dengan body yang menurun dan shadow yang berada di kedua sisi indikator konsolidasi. Sehingga, indeks berpeluang melemah dengan rentang support 6.583-6.544 dan resistance 6.624-6.655.

Tapi, itu dari sisi teknikal. Dari sisi fundamental, rilis laporan keungan emiten yang mulai ramai diharapkan bisa menahan penurunan tersebut. Hans bilang, perhatian pasar memang belum sepenuhnya bisa lepas dari pasar Amerika Serikat (AS). "Tapi, laporan keuangan sejumlah emiten mulai bermunculan, hasilnya seharusnya bagus," imbuhnya.

Saham AALI, BBNI, BBRI, BBTN, JPFA, dan GGRM menjadi saham yang menruut Hans layak untuk dicermati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×