kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

IHSG memerah, ini saran Lo Kheng Hong

Kamis, 26 April 2018 / 22:54 WIB

IHSG memerah, ini saran Lo Kheng Hong
ILUSTRASI. Lo Kheng Hong

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan harga saham selama sepekan terus melemah. Bahkan jika dihitung secara year to date, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menurun 7,02% ke level 5.909,2. Bagi Lo Kheng Hong investor yang kerap disebut Warren Buffet Indonesia ini dijadikan sebagai peluang menarik.

"Penurunan yang terjadi belakangan ini justru harus dilihat sebagai peluang emas," kata dia. 

Bagi investor ini bisa dijadikan waktu yang tepat untuk membeli saham-saham perusahaan bagus dengan harga murah. Ketika IHSG turun maka saham-saham yang menarik semakin banyak. 
Namun saya tidak bisa menyebutkan saham apa yang menarik itu. Nanti harga sahamnya langsung melonjak lagi. 

Untuk sektor yang menarik adalah sektor yang belum naik. Atau sektornya yang mengalami penurunan cukup banyak. Biar pembaca sendiri yang mencari sektor dan saham apa itu yang menarik. 

Jika kita tengok indeks yang turun paling dalam adalah sektor consumer good industry, infrastructure utilities and transportation, serta miscellaneous industry masing-masing turun 15,72%, 12,17% dan 11,32%. Menurut LKH, harga saham consumer goods industry yang turun menjadi lebih menarik. Sedangkan sektor usaha infrastruktur dan transportasi menurut Lo Kheng Hong, tidak menarik.

Lo Kheng Hong percaya sekali prospek harga saham masih menarik. Sebab jika dilihat dari saat krisis tahun 1998 dan 2008, saham memang seperti tidak berharga. Namun setelahnya IHSG terus naik. 

Sebab orang seperti LKH ketika membeli saham tidak melihat kondisi makro ekonomi. Yang yang lihat adalah kinerja perusahaan tersebut. 

"Saya cukup melihat kinerja selama lima tahun yang bisa ditemukan dari laporan keuangan dan biasanya memang disajikan kinerja lima tahun. Saya tidak hanya melihat laba tapi juga tata kelola, bidang usaha, pertumbuhan kinerja, valuasi mahal atau murah," ujar dia. Dia juga menyarankan tidak usah memakai perhitungan rumit, cukup pakai saja perhitungan price earning ratio dan price book value yang paling sederhana. 


Reporter: Avanty Nurdiana
Editor: Avanty Nurdiana

IHSG

Komentar
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.2150

Close [X]
×