: WIB    —   
indikator  I  

IHSG hampir terseret ke zona merah

IHSG hampir terseret ke zona merah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hampir terseret ke zona merah pada Selasa (14/11) siang. IHSG menutup sesi pertama hanya dengan kenaikan sangat tipis 0,94 poin ke level 6.022,40.

IHSG mendekati level penutupan kemarin, setelah setelah sempat naik 13 poin pada menit-menit awal perdagangan. Indeks juga sempat tergelincir ke teritori negatif sepanjang perdagangan sesi pertama.

Enam sektor mencoba menyokong indeks. Sektor perdagangan dan pertambangan naik paling tinggi yaitu masing-masing 0,45% dan 0,31%. Sedangkan, empat sektor lainnya melorot, terutama konstruksi yang turun 0,30%.

RTI mencatat, 166 saham jatuh, berbanding 139 saham yang naik. Saham dengan kinerja terbaik (top gainers) di bursa domestik ditorehkan PT Renuka Coalindo Tbk. Saham berkode SQMI ini naik 16,83% ke Rp 472. Sebaliknya, saham PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk (CMPP) yang tumbang 24,96% ke level Rp 484 terseret ke posisi top losers.

Di jajaran indeks LQ45, puncak top gainers ditempati saham PT Bumi Resources (BUMI) lantaran naik 7,20% ke level Rp 268. Sedangkan, saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terseret ke puncak top losers. Saham yang akan dikeluarkan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) Global Standard Index itu turun 6,09% ke level Rp 925.

Transaksi sepanjang sesi pertama melibatkan 6,23 miliar lot saham, dengan nilai transaksi Rp 3,31 triliun. Asing masih belanja di pasar saham, dengan membukukan nilai pembelian bersih di seluruh pasar Rp 41,34 miliar.

 


Reporter Dupla Kartini
Editor Dupla Kartini

IHSG

Feedback   ↑ x
Close [X]