kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Harga nikel naik, saham INCO & ANTM terdongkrak


Jumat, 20 Januari 2012 / 10:46 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham-saham produsen pertambangan nikel pagi ini tampak bersemangat. Salah satunya adalah saham PT International Nickel Indonesia (INCO). Pada pukul 10.46, saham INCO melaju 3,5% menjadi Rp 3.700. Selain itu, saham PT Aneka Tambang (ANTM) juga mencatatkan kenaikan sebesar 1,16% menjadi Rp 1.750.

Data Bloomberg menunjukkan, tiga broker yang paling besar memborong saham INCO antara lain: CLSA Indonesia senilai Rp 7,07 miliar, Bahana Securities senilai Rp 4,36 miliar, dan CIMB Securities senilai Rp 3,79 miliar.

Sedangkan sejumlah broker yang banyak mengempit saham ini yaitu: UBS Securities senilai Rp 2,51 miliar, AmCapital Indonesia senilai Rp 1,76 miliar, dan Trimegah Securities senilai Rp 1,66 miliar.

Aksi beli investor terhadap dua saham tambang ini disinyalir berkaitan dengan outlook kinerja perusahaan. Pasalnya, harga kontrak nikel dunia naik 3,6% menjadi US$ 20.200 per metrik ton di London, kemarin (19/1). Ini merupakan lonjakan terbesar sejak 16 Desember lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×