HARGA EMAS
Harga emas menanjak setelah inflasi China naik lebih tinggi ketimbang prediksi
Oleh Barratut Taqiyyah, Bloomberg - Rabu, 11 Mei 2011 | 11:49 WIB

SINGAPURA. Kontrak harga emas dan perak kian menanjak tinggi. Pemicunya, lonjakan inflasi di China lebih tinggi ketimbang prediksi serta kecemasan akan krisis utang di Eropa yang masih jauh dari kata usai.
Pagi tadi, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat di Comex, New York, naik 0,5% menjadi US$ 1.523,82 per troy ounce. Pada pukul 11.05 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di posisi US$ 1.522,95 per troy ounce.
Lonjakan serupa juga terjadi pada harga perak yang hari ini naik 1,9% menjadi US$ 39,20 per troy ounce.
Sekadar tambahan informasi, data inflasi China yang dirilis hari ini menunjukkan, indeks harga konsumen China pada April naik 5,3%. Angka tersebut melampaui target inflasi empat bulanan pemerintah China. Selain itu, kenaikan tersebut juga melampaui prediksi 30 ekonom yang disurvei Bloomberg yang mematok tingkat inflasi sebesar 5,2%.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.