ANCAMAN KRISIS GLOBAL
Harga emas diprediksi masih akan menanjak
Oleh Barratut Taqiyyah, Bloomberg - Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:21 WIB

SINGAPURA. Harga kontrak emas diprediksi akan kembali menanjak hari ini. Pada pukul 13.05 waktu Singapura, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat ditransaksikan tak banyak berubah di posisi US$ 1.676,80 per troy ounce. Pada transaksi sebelumnya, kontrak yang sama sempat naik 0,5% menjadi US$ 1.684,38.
Kemarin, harga emas sempat menyentuh posisi US$ 1.692,18 per troy ounce, yang merupakan level paling tinggi sejak 23 September lalu seiring pelemahan dollar. Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember turun 0,2% menjadi US$ 1.678,50 per troy ounce di COmex New York.
"Harga emas naik, tersokong oleh pelemahan dollar," jelas Natalie Robertson, analis Australia & New Zealand Banking Group Ltd.
Pergerakan harga emas hari ini lebih dipicu adanya ekspektasi bahwa Slovakia akan menyetujui rancangan dana bailout untuk memperkuat posisi euro. Kondisi tersebut meningkatkan pesona emas dalam mata uang dollar AS. Asal tahu saja, Slovakia merupakan satu-satunya negara dari 17 negara yang menolak European Financial Stability Facility.
Namun, diprediksi, Slovakia akan menyetujui rencana pemberian bailout tersebut paling lama besok setelah partai oposisi terbesar di negara itu menolak keputusan pemerintah.
"Harga emas naik seiring dengan melemahnya dollar," jelas Natalie Robertson, analis Australia & New Zealand Banking Group Ltd.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.