kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.904   -84,00   -0,47%
  • IDX 6.132   10,38   0,17%
  • KOMPAS100 795   2,00   0,25%
  • LQ45 608   0,26   0,04%
  • ISSI 213   1,28   0,61%
  • IDX30 337   -0,36   -0,11%
  • IDXHIDIV20 429   1,92   0,45%
  • IDX80 91   0,22   0,24%
  • IDXV30 116   0,99   0,86%
  • IDXQ30 110   0,25   0,22%

Harga CPO terkoreksi tipis karena penyebab ini


Rabu, 18 Januari 2017 / 16:52 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penguatan ringgit Malaysia jadi penyebab koreksi yang terjadi pada harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Selain itu, harga CPO juga didera oleh aksi profit taking.

Mengutip Bloomberg, Rabu (18/1) pukul 14.06 WIB harga CPO kontrak pengiriman Maret 2017 di Malaysia Derivative Exchange tergerus 0,16% di level RM 3.154 per metrik ton dibanding hari sebelumnya.

“Tekanan terbesar yang membuat harga turun saat ini adalah karena penguatan ringgit Malaysia. Sementara fakta bahwa akan terjadi pengempisan produksi malah bisa mengangkat harga lagi,” jelas David Ng, Derivatives Specialist Phillip Futures seperti dikutip dari Bloomberg.

Maka ini juga yang lantas menyebabkan koreksi CPO terbatas. Sebab menurut Bloomberg Survey diperkirakan stok CPO Indonesia Desember 2016 turun 1,4% menjadi 2,12 juta ton dibanding bulan sebelumnya. Meski hanya dugaan namun sudah berhasil mengangkat harga CPO. Sebab kini pasar sedang menanti rilis data resmi dari GAPKI bulan ini.

Namun untuk jangka pendek beban bagi harga CPO juga datang dari koreksi harga yang diderita minyak kedelai. Koreksi harga kedelai membuat pelaku pasar tentunya memilih beralih dari CPO untuk sesaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×