kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Harga CPO rontok 6,5% dalam sepekan


Jumat, 18 Mei 2012 / 14:16 WIB
ILUSTRASI. Akan ambil alih Elang Medika Corpora, Sarana Meditama Metropolitan (SAME) akan meminta restu pemegang saham.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit alias crude palm oil (CPO) kembali melorot, setelah sempat rebound kemarin. Pasar cemas, memburuknya krisis Eropa akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi global menjadi stagan. Akibatnya, permintaan terhadap komoditas pun melorot.

Kontrak CPO untuk pengiriman Agustus di Malaysia Derivatives Exchange sempat turun 1,2% ke RM 3.059 atau setara US$ 975 per metrik ton, sebelum menutup sesi pagi di posisi RM 3.062.

Bahkan, jika dihitung dalam sepekan, harga minyak sawit sudah rontok 6,5%. Ini koreksi mingguan terbesar sejak 11 Maret 2011.

Mendung menggelayut di pasar komoditas, setelah Moody's Investor Service menurunkan peringkat utang 16 bank Spanyol. Apalagi, Fitch Ratings memangkas peringkat utang Yunani sebanyak satu level, karena khawatir Yunani tidak akan mampu bertahan di blok euro.

"Ada kekhawatiran, investor akan menahan pembelian mengingat ketidakpastian di Eropa. Ekonomi bisa tumbuh pada tingkat yang lebih lambat dan permintaan minyak sawit akan terpengaruh juga," kata Ivy Ng, analis CIMB Group Holdings Bhd., di Kuala Lumpur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×