: WIB    —   
indikator  I  

Franklin: Emerging market masih bullish di 2018

Franklin: Emerging market masih bullish di 2018

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mark Mobius, Fund Manager Pasar Negara Berkembang dari Franklin Templeton Investment, memprediksi pasar negara berkembang akan terus melanjutkan tren kenaikan pada 2018 mendatang. Menurutnya, hal tersebut didasarkan pada sejarah pertumbuhan yang pernah terjadi di pasar negara berkembang.

Saat ini, menurutnya, pertumbuhan pesat di pasar berbagai negara berkembang di Asia, Afrika, serta beberapa negara lainnya seperti Rusia dan Brazil baru saja dimulai. Berkaca pada sejarah, ia yakin pertumbuhan ini masih bisa berlanjut di tahun depan dan tahun-tahun berikutnya.

"Pasar negara berkembang punya sejarah pertumbuhan yang optimistis. Kalau sedang bullish, biasanya pergerakan itu akan bertahan selama lima tahun," terang Mobius dalam diskusi panel di acara Bloomberg The Year Ahead Asia di Jakarta, Rabu (6/12).

Pertumbuhan tinggi yang pernah dicapai pasar negara berkembang pada 2007 silam diperkirakan bisa terulang dalam beberapa tahun ke depan. Mobius bahkan yakin pasar negara berkembang bisa tumbuh 20% dari rekor pertumbuhan tahun 2007 silam.

Walau ia sangat optimistis terhadap pertumbuhan emerging market di masa depan, namun masih ada beberapa risiko yang harus diperhatikan. Salah satunya risiko geopolitik.

"Ada kemungkinan besar militer Amerika Serikat (AS) akan melakukan sesuatu untuk menghentikan Korea Utara. Jika hal itu terjadi, pasar akan langsung bereaksi dan bisa crash kapan saja," terangnya.


Reporter Riska Rahman
Editor Dupla Kartini

BURSA EFEK / BURSA SAHAM

Feedback   ↑ x