kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.971
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Euro tetap melambung di tengah pelemahan ekonomi

Selasa, 19 Desember 2017 / 17:46 WIB

Euro tetap melambung di tengah pelemahan ekonomi

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono (kanan) berbincang dengan Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lana Winayanti (kiri) dan Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta disela seminar Rumah Layak Untuk Rakyat bertema "Dukungan Akses Perbankan Terhadap Program Sejuta Rumah" di Jakarta, Selasa (19/12). Prospek properti 2018 diyakini masih memberikan peluang bagi industri terkait dengan pembangunan perumahan. Bank BTN memberikan komitmennya untuk mendukung pencapaian program sejuta rumah 2018 dengan melakukan sejumlah strategi, antara lain dengan mengoptimalkan penyaluran kpr subsidi, kpr mikro dan bersinergi dengan pengembang, BUMN dan instansi Pemerintah serta mitra swasta untuk mewujudkan rumah layak untuk rakyat. KONTAN/Muradi/2017/12/19

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski iklim bisnis Jerman yang dirilis Ifo Institute for Economic Research jauh dari perkiraan pasar, mata uang euro masih tetap berhasil mengungguli dollar Amerika Serikat (AS). Menjelang pemungutan suara Rancangan Undang-Undang Pajak oleh Senat AS, The Greenback memang terlihat melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (19/12) pukul 17.00 WIB pasangan EUR/USD terlihat menguat 0,19% ke level 1.1804. Sejak dibuka pada level 1.1782 pasangan kedua mata uang ini memang terus menunjukkan tren penguatan.

“Saat ini dollar AS bergerak lesu karena kekhawatiran efek pertumbuhan pasca reformasi pajak diterapkan,” ujar Faisyal, Analis PT Monex Investindo Futures kepada Kontan.co.id, Selasa (19/12).

Walaupun RUU tersebut hampir pasti diloloskan tetapi keraguan pasar ini cenderung membuat indeks dollar AS terus mengalami pelemahan. Sepertinya pasar masih belum yakin kalau reformasi pajak yang tengah diusung oleh Presiden Donald Trump itu bisa memberi efek positif terhadap kondisi ekonomi negeri Paman Sam.

Sementara itu di lain pihak, euro justru menuai mengalami penguatan di tengah memburuknya iklim bisnis Jerman. Iklim bisnis Jerman tercatat terkoreksi dari 117,6 di bulan Oktober menjadi 117,2 di bulan November. Padahal awalnya hasilnya diperkirakan akan stabil di kisaran 117,6.

“Namun, nanti malam ketika RUU Pajak diloloskan kemungkinan akan terjadi pelemahan,” imbuhnya.

Secara teknikal saat ini harga berada diantara garis moving average (MA) 100 dan MA 200. Indikator moving average convergence divergence (MACD) berada di area netral level 0,0008. Kemudian indikator stochastic memberi sinyal pelemahan karena bergerak turun ke level 29,71 dan indikator relative strength index (RSI) malah mengindikasikan penguatan di level 63,37.


Reporter: RR Putri Werdiningsih
Editor: Sanny Cicilia

MATA UANG

Tag
Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×