HARGA EMAS
Emas bisa rebound karena spekulasi dolar jatuh
Oleh Dupla Kartini, Bloomberg - Rabu, 25 Januari 2012 | 10:56 WIB

SINGAPURA. Emas berpeluang rebound dari penurunan terbesarnya dalam empat pekan. Harga emas berpotensi naik seiring bank sentral AS akan merilis proyeksi suku bunga untuk pertama kalinya. Pasar berekspektasi, suku bunga acuan akan dipertahankan di level rendah untuk jangka waktu panjang. Pelemahan dolar diperkirakan bakal mendongkrak permintaan komoditas.
Emas spot bergulir tipis ke level US$ 1.666,32 per ons troy pada pukul 9.53 di Singapura. Kemarin, harga emas jatuh 0,7%, yang merupakan penurunan terbesar sejak 28 Desember. Sementara, kontrak emas untuk pengiriman Februari di Comex, New York, naik tipis ke level US$ 1.665,80, dari penutupan kemarin di US$ 1.664,50 per ons troy.
Dolar diperdagangkan di dekat level terendah dalam tiga minggu terhadap euro sebelum Federal Reserve Open Market Committee merilis proyeksi suku bunga acuan, hari ini. Sentimen tersebut menyokong pasar saham Asia, juga kenaikan harga tembaga dan minyak.
"Ini semua tentang dolar. Ini adalah pertama kalinya FOMC memberikan prediksi bunga acuan, dan saya pikir orang tertarik untuk melihat seperti apa prediksi tersebut," kata Nick Trevethan, analis di Australia & New Zealand Banking Group Ltd.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.