kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Dua sentimen menggairahkan kembali pasar minyak


Senin, 11 Juni 2012 / 14:12 WIB
ILUSTRASI. Cek harga mobil bekas Suzuki Splash tahun lawas yang kini terjangkau per Mei 2021


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Menjelang sore, harga minyak dunia masih menunjukkan tren kenaikan. Siang tadi, harga kontrak minyak untuk pengantaran Juli naik US$ 2,54 menjadi US$ 86,64 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 14.49 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di level US$ 85,84 sebarel.

Di sepanjang pekan lalu, harga minyak berhasil naik 1,1% menjadi US$ 84,10 per barel. Ini merupakan kenaikan mingguan pertama dalam enam pekan terakhir. Sepanjang tahun ini, harga minyak sudah merosot sebesar 13%.

Ada dua sentimen positif yang menggairahkan pasar minyak dunia saat ini. Pertama, pengajuan bailout Spanyol kepada Eropa untuk meningkatkan kinerja perbankan di negaranya. Kedua, tingkat impor minyak mentah China menembus rekor tertinggi.

"Ada kenaikan cukup besar pada harga minyak setelah pengumuman rencana bailout Spanyol. Hal itu mampu meredakan kecemasan investor mengenai ketidakpastian di Eropa. Selain itu, sepertinya neraca perdagangan China kembali sehat," jelas Tetsu Emori, commodity fund manager Astmax Co Ltd di Tokyo.

Sekadar tambahan, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Juli naik US$ 1,85 atau 1,9% menjadi US$ 101,32 sebarel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×