kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Data ekonomi AS menyokong harga minyak


Jumat, 27 Januari 2012 / 07:41 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di kantor cabang Bank BNI, Jakarta, Kamis (21/1). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/01/2021.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MELBOURNE. Harga kontrak minyak kian mendekati level tertinggi dalam sepekan terakhir. Pada pukul 10.27 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran Maret berada di level US$ 99,85 sebarel di New York Mercantile Exchange. Kemarin, harga minyak naik 30 sen menjadi US$ 99,70 ber barel, tertinggi sejak 19 Januari lalu. Jika dihitung, harga minyak sudah melejit 14% pada pekan ini dan 17% lebih tinggi dalam kurun setahun terakhir.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Maret naik 98 sen atau 0,9% menjadi US$ 110,79 sebarel di ICE Futures Europe exchange.

Sejumlah faktor disinyalir menjadi penyebab kenaikan harga minyak. Salah satunya adalah adanya sinyal pemulihan ekonomi AS, yang merupakan negara konsumsi minyak terbesar dunia.

Hal itu dapat dilihat dari data pemesanan barang-barang tahan lama yang melejit melampaui prediksi pada Desember lalu. Data terpisah pada pekan ini juga menunjukkan kenaikan permintaan bensin AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×