kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.107
  • SUN97,12 0,58%
  • EMAS621.140 0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Dari 438 emiten, hanya 25 perusahaan yang membuat laporan berkelanjutan

Rabu, 21 Desember 2011 / 22:35 WIB

Dari 438 emiten, hanya 25 perusahaan yang membuat laporan berkelanjutan

JAKARTA. Rupanya, dari 438 perusahaan yang saat ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), baru ada sekitar 25 perusahaan yang membuat sustainability report (laporan keberlanjutan). Hal tersebut diungkapkan oleh Ali Darwin, Chairman National Center for Sustainability Report (NSCR).

Menurut Ali, sustainability report sangat penting bagi sebuah perusahaan dalam mempertanggungjawabkan bisnis yang dijalankannya. Bukan hanya kepada para pemegang saham tetapi juga kepada publik. Terutama kaitannya dengan kepedulian sosial, pelestarian, serta peremajaan lingkungan. "Dari 25 perusahaan itu, sebagian besar baru perusahaan tambang," katanya.

Ada beberapa faktor yang menurut Ali membuat perusahaan enggan membuat sustainability report. Pertama yaitu perusahaan tersebut tidak transparan dalam menjalankan bisnisnya, dan tidak memiliki komitmen menjadi perusahaan GCG (good corporate governance). Faktor kedua yaitu perusahaan mengganggap sustainability report sebagai sebuah biaya tambahan.

Sedangkan yang ketiga yaitu, belum ada suatu peraturan yang mewajibkan sebuah perusahaan untuk merilis sustainibility report. Lain halnya yang terjadi di beberapa negara lain seperti Swedia, Belanda, Jepang, Afrika Selatan dan China. Di negara-negara tersebut, pemerintah setempat sudah mewajibkan setiap perusahaan, baik perusahaan BUMN maupun perusahaan terbuka untuk membuat sustainability report. "Rencananya, pemerintah Vietnam mulai tahun depan baru akan menerapkan kewajiban membuat sustainability report," katanya.

Sebenarnya, lanjut Ali, sustainability report ini sangat penting peranannya dalam menarik minat investor agar mau masuk dan berinvestasi ke dalam sebuah perusahaan. "Trennya saat ini investor tidak hanya melihat laporan kinerja saja, tetapi juga melihat bagaimana perusahaan tersebut menjaga keberlangsungan bisnisnya di masa depan," ujarnya usai peluncuran buku Sustainability Report 2010 milik Aqua Group di Hotel Mulia (21/12).

Sustainability report merupakan sebuah laporan dari kegiatan corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem, mulai dari pelestarian dan peremajaan lingkungan, hingga keperdulian sosial. Inti dari kegiatan ini agar generasi yang akan datang bisa mendapatkan kesempatan yang sama dalam memanfaatkan sumber daya yang ada seperti saat ini.


Reporter: Hendra Gunawan
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SUSTAINABILITY REPORT

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0024 || diagnostic_api_kanan = 4.0625 || diagnostic_web = 4.2895

Close [X]
×