: WIB    --   
indikator  I  

Buy saham CTRA, ini pertimbangan analis

Buy saham CTRA, ini pertimbangan analis

JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) terbilang salah satu emiten properti yang bagus kinerjanya pada kuartal I-2017. Meskipun pendapatannya turun 2,6%, namun emiten ini mampu meningkatkan pertumbuhan marketing sales dan pendapatan berulang atau recurring income.

Analis Samuel Sekuritas, Akhmad Nurcahyadi bilang pendapatan recurring CTRA tumbuh 10,3% dan saat ini menyumbang 27,9% terhadap total pendapatan. Penjualan segmen kantor dan kavling juga mengalami pertumbuhan masing-masing naik 8,8% dan 69,5% namun untuk penjualan segmen rumah hunian dan ruko, apartemen mengalami pelemahan.

Analis Megacapital Securitas Adrian M Priyatna bilang, banyaknya variasi bisnis properti memungkinkan CTRA mendapatkan kontribusi recurring income yang signifikan. Untuk tahun 2016 kontribusi pendapatan ini sebesar 25% terhadap total pendapatan dan saat ini menjadi 27,9%.

"Tingginya tingkat kontribusi tersebut dapat menurunkan resiko penurunan pendapatan pada saat penjualan properti sedang lesu," ujar Adrian dalam riset 12 Mei 2017.

Menurut Akhmad, marketing sales di sepanjang tiga bulan pertama tahun ini tumbuh positif 7,8% dibandingkan emiten properti lainnya yang hampir seluruhnya mencatatkan pertumbuhan negatif.

"Angka marketing sales pada periode tersebut itu mencapai 14,3% dari target yang ditetapkan tahun ini yaitu Rp 8,5 triliun," ujar Akhmad dalam riset 3 Mei 2017.

Upaya CTRA untuk memperbaiki kinerja di tahun ini memang sudah terlihat dalam rencana pengembangan beberapa proyek baru seperti, proyek Puri-Jakbar, Newton Ciputra World Jakarta II, Citra Plaza, Citralan Talassa, Ciputra Beach dan Ciputra Mall Tangerang.

Peluncuran proyek baru di Ciputraland - Cibubur Mekarsari untuk mengembangkan lahan 220 hektar dengan segmen pasar kalangan menengah terlihat masih terjaga pertumbuhannya.

Untuk meminimalisir resiko, CTRA juga mencatatkan puluhan proyek join venture (JV) dengan cadangan lahan untuk dikembangkan mencapai seluas 4.097 hektar. Contoh suksesnya adalah kerjasama dengan MYRX, yang mengembangkan proyek residensial untuk kalangan menengah dan menengah ke bawah.

"Untuk mendukung eksekusi proyek dalam pipeline maupun rencana proyek baru di beberapa wilayah, CTRA mengalokasikan dana capital expenditure (capex) senilai Rp 1,5 triliun," paparnya.

Menurut Adrian, CTRA merupakan pemain utama dalam industri properti yang memiliki portofolio yang lengkap. Sebagai pemain lama di industri properti, CTRA telah mengembangkan bisnis propertinya ke berbagai segmen, mulai dari pembangunan perumahan kini merambah ke bisnis apartemen, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan dan hotel.


Reporter Hasyim Ashari
Editor Yudho Winarto

REKOMENDASI SAHAM

Feedback   ↑ x