INVESTASI
Berita
Bursa Asia menunggu hasil fiscal cliff

PROYEKSI BURSA ASIA

Bursa Asia menunggu hasil fiscal cliff


Telah dibaca sebanyak 2446 kali
Bursa Asia menunggu hasil fiscal cliff

JAKARTA. Beberapa indeks saham Asia pada perdagangan, Jumat (21/12), cenderung melemah. Indeks yang yang melemah seperti Nikkei 225 turun 0,99% di 9.940,06. Indeks Hang Seng turun 0,68% ke 22.506,29. Kospi juga turun 0,95% ke 1.980,42. STI dan Shang Hai terkoreksi 0,38% dan 0,69% ke level 3.163,56 dan 2.153,31.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, mengatakan, jelang akhir tahun, indeks Asia bergerak sideways cenderung melemah. Ini karena, investor menunggu hasil keputusan fiscal cliff. Senin ini (24/12), pasar akan cenderung negatif mengingat waktu perdagangan relatif sempit. "Kecuali jika ada berita positif seperti pemerintah China mengumumkan rencana belanja besar besaran makan pasar akan bereaksi," ujar dia.

Managing Partner Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe memperkirakan, bursa Asia akan bergerak sideways. "Apalagi Dow Jones tutup praktis bursa Asia tidak punya sandaran," imbuh dia. Reza memproyeksikan, Hang Seng bergerak sideways, hari ini, di 22.560 - 22.650, dan Nikkei 225 di kisaran 9.910 - 9.955.

Editor: Avanty Nurdiana
Telah dibaca sebanyak 2446 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..