: WIB    --   
indikator  I  

Bursa Asia mengekor lesunya bursa AS

Bursa Asia mengekor lesunya bursa AS

SINGAPURA. Bursa Asia nyaris bergerak flat pada perdagangan Kamis pagi (20/4). Minim sentimen, bursa kawasan bergerak tak sampai 0,1%, mengekor bursa Amerika Serikat yang ditutup dengan penurunan, kondisi politik di Eropa, dan merosotnya harga minyak mentah.

Indeks Nikkei 225 di Jepang menguat tipis 0,02%, Indeks ASX di Australia naik 0,05%, sementara Indeks Kospi di Korea Selatan turun 0,05%.

Pasar diperkirakan masih akan memperhatikan kondisi politik di Eropa dan ketegangan di kawasan Semenanjung Korea. Akhir pekan lalu diberitakan, kapal induk AS USS Carl Vinson dari Singapura bukan mengarah ke utara menuju Korea seperti yang diutarakan AS sebelumnya, tapi ke selatan arah lepas pantai Indonesia Sabtu lalu

Pemilu presiden Prancis yang digelar pekan ini juga bisa mempengaruhi euro/dollar dan bursa Australia. 

Sementara itu, dollar AS hari ini menguat dari level terendah tiga-pekan sebelumnya. Pagi ini Indeks Dollar di posisi 99,79 terhadap enam mata uang utama dunia lainnya. Terhadap yen, dollar menguat tipis dan diperdagangkan di USD/JPY 108,85 berbanding 108,4 kemarin.  

Harga minyak mentah menguat terbatas, setelah kemarin terlempar lagi ke level US$ 50 per barel dari US$ 52. Pagi ini, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2017 di bursa Nymex sebesar US$ 50,69 per barel.


SUMBER : CNBC
Editor Sanny Cicilia

BURSA ASIA

Feedback   ↑ x
Close [X]