INVESTASI
Berita
Bos Alam Sutera mengundurkan diri

PENGUNDURAN DIRI EKSEKUTIF

Bos Alam Sutera mengundurkan diri


Telah dibaca sebanyak 6918 kali
Bos Alam Sutera mengundurkan diri

JAKARTA. Direktur Utama PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), Tri Ramadi rupanya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya di perseroan. Kabar tersebut disampaikan Joseph Sanusi Tjong, Direktur Alam Sutera Realty.

"Perseroan menerima surat pengunduran diri dari Tri Ramadi sebagai Direktur Utama perusahaan melalui surat tertanggal 6 November 2013 dan mulai efektif 6 Januari 2014," ujar Joseph dalam suratnya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (7/11).

Selanjutnya, perusahaan properti tersebut akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk memilih penggantinya. Tri Ramadi menjabat sebagai Direktur Utama ASRI sejak tahun 2007 silam.

Belum diketahui penyebab pengunduran diri Tri Ramadi. Namun, pria kelahiran 1971 itu diketahui memulai karier di tahun 1994-2005 di PT Lontar Papyrus Pulp & Paper dengan posisi terakhir sebagai Direktur.

Kemudian sebelum di ASRI, yaitu sejak 2003-2005 menjabat sebagai Direktur di PT Pindo Deli Paper Mills.

 

 

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 6918 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..