kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

BEI ingin liquidity provider berlaku tahun depan


Senin, 10 Oktober 2016 / 07:36 WIB
BEI ingin liquidity provider berlaku tahun depan


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bursa akan membuat likuiditas perdagangan saham lebih terjaga. Caranya, market maker atau penyedia likuiditas (liquidity provider) akan disematkan ke dalam sistem perdagangan bursa.

"Tahun depan paling cepat (berjalan)," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio, Jumat (7/10) akhir pekan lalu.

Pemberlakuannya butuh waktu karena implementasinya harus dimulai dari sisi yang paling mendasar, yakni modal para broker. Ibarat jasa penukaran uang (money changer), broker wajib memasang posisi jual dan beli ketika menjadi liquidity provider.

Dengan demikian, broker tersebut wajib memiliki modal yang kuat, termasuk modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) minimal Rp 250 miliar. "Modal broker harus kuat. Itu dari sisi kami. Terkait peningkatkan MKBD, itu ranah OJK," jelas Tito

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×