PERGERAKAN IHSG
Asing gencar mengoleksi BMRI, TLKM, & CPIN
Oleh Barratut Taqiyyah - Jumat, 15 Juni 2012 | 16:25 WIB
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit setelah ditutup melorot di sesi pertama. Pada penutupan akhir pekan, indeks mencatatkan penambahan 26,49 poin menjadi 3.818,11.
Aksi beli saham-saham big cap berhasil menyelamatkan posisi indeks. Tiga di antaranya yakni:
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Saham BMRI naik 2,94% menjadi Rp 7.000 di sesi II. Tiga broker yang paling banyak mengempit saham ini yaitu: JPMorgan Securities senilai Rp 13,750 miliar, Bahana Securities senilai Rp 10,451 miliar, dan Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 9,084 miliar.
- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
Saham TLKM naik 2,60% menjadi Rp 7.900 di sesi II. Tiga broker yang paling banyak mengempit saham ini yaitu: JPMorgan Securities senilai Rp 73,311 miliar, UBS Securities senilai Rp 49,411 miliar, dan Deutsche Securities senilai Rp 38,417 miliar.
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
Saham CPIN naik 4,67% menjadi Rp 2.800 di sesi II. Tiga broker yang paling banyak mengempit saham ini yaitu: UBS Securities senilai Rp 12,154 miliar, Deutsche Securities senilai Rp 11,090 miliar, dan CLSA Indonesia senilai Rp 5,381 miliar.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
