kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Ajang spekulasi, SUN tenor panjang bergejolak


Rabu, 11 Juli 2012 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Cara mudah mencegah penularan virus corona di tengah ledakan kasus Covid-19


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. Pasar obligasi masih dibanjiri tren trading jangka pendek, terutama untuk Surat Utang Negara (SUN) bertenor panjang. Pergerakan harga SUN jangka panjang hari ini cukup bergejolak dengan tingkat fluktuasi yang tinggi.

Hari ini (11/7) pukul 10.15 WIB, harga FR0058 bertenor 20 tahun sempat naik ke posisi 116,62 dari 116,3 di penutupan kemarin. Tidak lama kemudian pada pukul 10.50 WIB harga FR0058 sudah turun lagi ke 116,25. Begitu juga dengan seri FR0061 bertenor 5 tahun, walaupun gerakannya tidak setajam yang bertenor panjang.

Analis NC Securities, I Made Adi Saputra memperhatikan, sempat naiknya harga obligasi dan turunnya yield karena tergiring penurunan yield obligasi Spanyol. Pada 9 Juli lalu yield obligasi Spanyol menyentuh 7,06% namun kini turun ke posisi 6,8%.

"Sentimen tersebut dijadikan ajang spekulasi oleh investor untuk trading jangka pendek. Jika dirasa harga sudah naik cukup banyak, maka investor akan cepat ambil aksi profit taking," kata I Made, kepada KONTAN, Rabu (11/7).

Dalam aksinya mengambil untung tersebut, investor banyak berspekulasi di tenor jangka panjang seperti FR0058. Maka itu, ia memprediksi harga FR0058 ke depannya bakal turun kembali. "Potensi penurunan harga FR0058 bisa ke posisi 105,00 lagi," lanjutnya.

Pada penutupan kemarin (10/7), Indeks Inter Dealer Market Association (IDMA) terkoreksi tipis ke level l107,26 dari 107,38 di hari sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×