RENCANA IPO EMITEN
Ada 2 perusahaan lagi yang akan IPO di kuartal III
Oleh Astri Kharina Bangun - Kamis, 05 Juli 2012 | 12:41 WIB
JAKARTA. Jumlah emiten yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan semakin ramai pada kuartal III 2012. Pada bulan Juli ini, misalnya, sudah ada tujuh calon emiten yang memastikan diri mencatatkan sahamnya di BEI.
Nah, kabar terbaru, ada dua calon emiten lagi yang akan segera menggelar initial public offering (IPO) pada kuartal III ini. Nilai penjaminan emisi dari penawaran saham perdana (IPO) kedua perusahaan tersebut diperkirakan bisa mencapai Rp 1 triliun.
"Dari mini expose yang sudah dilakukan, sepertinya mereka bisa IPO antara Juli-September ini. Mereka menggunakan laporan keuangan Maret 2012," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen, Kamis (5/7). Ia tak menyebut dari sektor mana kedua bakal emiten baru tersebut.
Hoesen mengungkapkan, sejauh ini BEI belum merevisi target jumlah emiten yang akan IPO di tahun 2012, yakni sebanyak 25 perusahaan. Sejak awal tahun ampai dengan 12 Juli 2012 BEI mencatat ada 13 emiten yang tercatat sudah dan akan melangsungkan IPO.
"Artinya, satu semester ini setengah dari target sudah terlewati," kata Hoesen.
Sekadar mengingatkan, pada Juli ini, ada tujuh perusahaan calon emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan beruntun mencatatkan saham perdananya di papan perdagangan BEI. Mereka adalah, Kobexindo Tractor (5 Juli), Toba Bara Sejahtera (6 Juli), dan MNC Sky Vision (9 Juli). Lalu, Global Teleshop (10 Juli), Tri Banyan Tirta (10 Juli), Gading Development (11 Juli), dan Bank Jatim (12 Juli).
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
