kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.912
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS620.130 0,16%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

13 emiten belum penuhi free float

Senin, 20 Maret 2017 / 06:10 WIB

13 emiten belum penuhi free float

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih ada 13 emiten yang belum memenuhi ketentuan minimal saham yang beredar di publik (free float) yaitu sebesar 7,5%. Untuk itu BEI memberikan hukuman berupa denda sebesar Rp 50 juta kepada emiten yang tidak melakukannya.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat menyampaikan dari 13 perusahaan yang belum memenuhi free float 5-6 perusahaan di antaranya sudah menyampaikan permintaannya untuk memenuhi ketentuan tersebut.

"Yang belum memenuhi free float tinggal 13 perusahaan lagi, tapi sudah ada 5-6 perusahaan yang sudah komitmen untuk menyelesaikannya pada Juli 2017," ujar Samsul akhir pekan lalu.

Lima perusahaan yang akan memenuhi rencana tersebut di antaranya yaitu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk (SMAR) dan PT Keramik Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS).

Menuritnya kenapa alasan beberapa perusahaan yang tidak memenuhi free float karena sebagian enggan menjual akibat perbedaan harga akuisisi dengan harga sekarang yang lebih rendah. Sehingga, mereka merasa sayang jika menjual saat harga turun. Untuk memenuhi rencana free float, emiten bisa melakukannya dengan dua skema yaitu melalui private placement dan bisa melalui rights issue.

Analis Binaartha Elit Sekuritas, M Nafan Aji menyampaikan emiten-emiten bisa meningkatkan likuiditasnya jika free float-nya semakin besar. Selain itu, hal ini dapat mendorong emiten melaksanakan rights issue. Negatifnya adalah bagi yang belum free float, maka hal ini akan mengurangi citra emiten bagi para investor.

"Apalagi bisa dikhawatirkan akan terkena denda maupun suspensi terhadap emiten tersebut," ungkapnya.

Menurutnya, free float akan memberikan dampak positif karena hal ini akan meningkatkan likuiditas di pasar sehingga kapitalisasinya meningkat. Dengan demikian, maka performa IHSG akan meningkat pula.


Reporter: Hasyim Ashari
Editor: Barratut Taqiyyah

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×